30 March 2014

Rempongnya jadi TKI (Part:Medical Check Up)

Untuk bekerja di Uni Emirat, dokumen medical Check up itu wajib hukumnya. Uni Emirate Arab dan mungkin negara-negara Arab yang lain, mempercayakan GAMCA (GCC Approved Medical Center’s Asscociation) untuk menunjuk klinik-klinik medical check up bagi para Tenaga Kerja Indonesia. Inget ya, klinik nya harus rujukan dari GAMCA, bukan klinik komersial lain yang sering kita dengar.

Dua hari sebelum medical Check up, Hosin ngirim email yang isinya daftar klinik rujukan GAMCA. Lokasi nya tersebar di beberapa daerah di Jakarta. Tapi yang paling terkenal itu di RS Haji Pondok Gede. Tadinya, gue dan Dewi berniat langsung ke salah satu klinik rujukan terdekat yang gue tau. Ternyata, setelah cari info kesana –sini, kita harus ke GAMCA dulu untuk mendapatkan surat pengantar, jadi nanti GAMCA yang memilih klinik rujukan nya untuk kita.Mengurus medical check up kayak gini, tips nya cuma dua: jangan ngeyel, dan jangan negative thinking. Karena biaya pengurusan medical Check up ini lumayan mahal (1 juta Rupiah) daripada klinik komersial lain. 

Seperti biasa, kita nyetir ke GAMCA dibimbing sama miss Waze. Sekitar jam setengah satu siang, gue dan Dewi sampai di kantor GAMCA. Kantornya kecil, namun rapi dan ramai oleh para Tenaga Kerja Wanita rombongan beserta para penyalur nya, mereka semua pakai kemeja putih dan rok warna hitam.  Begitu masuk ruangan kantor, semua mata langsung tertuju ke kita berdua. Enggak heran sih gue, soalnya kita berdua cuma pake kaos dan celana jeans. Setelah mengisi formulir data diri dan melakukan pembayaran tunai, gue dan Dewi menunggu surat pengantar untuk di proses. Satu jam kemudian, nama Dewi dipanggil, dan beruntung banget kita enggak dilempar ke klinik yang lokasi nya jauh dari kantor GAMCA. Ini pasti berkat rayuan maut Dewi pas ngisi formulir data diri tadi.

Peta Kantor GAMCA (Gedung Binawan)

Sehabis nerima surat pengantar dari GAMCA, kita langsung berangkat ke lokasi ke dua : An Nur Medical Centre. Perjalanan ke sini makan waktu satu setengah jam sendiri. Bukan karena macet atau jauh, tapi karena nyasar.

Kok bisa nyasar?kan udah make waze?

Iya soalnya kita nya ngeyel... hiks 

Lokasi klinik An-nur ada di deket stasiun Tebet, dan enggak jauh dari restoran Bebek Kaleyo. Gedung klinik nya lagi direnovasi, enggak ada plang nama nya sama sekali, pantesan kita udah berkali-kali lewat sini dan enggak ketemu-ketemu juga!

Okeh, setelah numpang parkir sama satpam gedung sebelah, dan digodain om-om di depan klinik, kita akhirnya bisa masuk dengan selamat. Kliniknya kecil, seperti rumah biasa, pelayanan nya enggak seperti klinik medical check up komersil lain. Embak-mbak nya jutek minta ampun. Sebelum medical check up, Dewi harus menyerahkan surat dari GAMCA, beserta foto copy passport dan pas photo. Pemeriksaan medical check-up enggak begitu lama, karena klinik sedang sepi. Di dalam ruangan khusus, Dewi di tes urin, feses, mata (rabun jauh/dekat/buta warna), tinggi badan, berat badan, mulut, telinga, payudara, pernapasan, dan lain-lain. Dokumen hasil med check harusnya bisa selesai dalam 2 hari kerja, tapiiiiiii.... karena ada pemeriksaan feses dan Dewi enggak bisa poop poop, jadilah feses nya menyusul diantarkan ke klinik besok.
Muka nya Dewi udah mau nangis gitu enggak bisa poop poop di klinik. Dan lebih mau nangis lagi pas ngebayangin harus mungutin feses nya besok pagi buat dibawa ke klinik. Huakakakakakaka..  

Buat lo yang enggak kesulitan buat poop, tahap medical check up ini mah piece of cake pastinya.. 
Selamat berjuang workers :)

Hasil medical check up
About GAMCA:
Lokasi : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan BINAWAN
Address: Jln. Kalibata raya no.1
PH: 021 -28820073, 28820081. 
Note: Sediakan uang tunai Rp1.000.000

About Klinik Medical An Nur
Address: K.H Abdullah Syafei no.12 Tebet
(Deket Rumah Makan Bebek Kaleyo)

Note: Bawa foto kopi paspor dan Foto 4x6 (4 lembar)

Untuk langkah selanjutnya setelah Medical, silakan baca tulisan saya disini KLIK